Friday, October 31, 2008

Bab II

BAB II

LANDASAN TEORI

 

2.1       Definisi Analisis dan Sistem

2.1.1    Definisi Analisis

Analisis adalah pengamatan terhadap suatu peristiwa atau masalah untuk mengetahui sebab - akibat, duduk perkaranya dan prosesnya atau dapat juga didefinisikan sebagai suatu kegiatan untuk memahami seluruh informasi yang terdapat pada suatu kasus, mengetahui isu apa yang terjadi, dan memutuskan tindakan apa yang harus dilakukan untuk memecahkan masalah[1]

 

2.1.2    DefinisiSistem

            Sistem adalah suatu jaringan kerja dari prosedur – prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama – sama untuk melakukan suatu kegiatan atau untuk menyelesaikan suatu sasaran yang tertentu.[2]

 

2.2       Klasifikasi Teknologi Mobile Broadband

            Berdasarkan fungsinya, klasifikasi teknologi mobile broadband berdasarkan cara pengaksesannya dibagi menjadi dua, yaitu :

·        Wireline

Teknologi wireline diawali dari PSTN berkembang ke ISDN lalu menuju ke DSL sebagai antisipasi komunikasi broadband. Dan menggunakan kabel sebagai penghubung akses telekomunikasi.

·        Teknologi Wireless

Teknologi wireless merupakan perkembangan teknologi dari wireline yaitu sebuah teknologi telekomunikasi yang tidak menggunakan kabel sebagai alat penghubung telekomunikasinya, melainkan menggunakan frekuensi antara 2 Ghz – 11 Ghz.

Selain itu teknologi wireline dan wireless juga dapat dimanfaatkan untuk hal lainnya seperti untuk wireline dapat digunakan untuk Xdsl, fiber optic,, MSAN sedangkan wireless dapat digunakan sebagai WiFi (Wireless Fidelity), WiMAX, UMB (Ultra Mobile Broadband), Ultra Wide band maupun 3G dan LTE.

 

2.3       GSM (Global System for Mobile Communication)

2.3.1      Pengertian GSM

  GSM adalah sebuah teknologi yang dapat mentransmisikan voice dan data, namun dengan bit rate yang masih rendah yaitu sekitar 9,6 kbps untuk data dan 13 kbps untuk voice. GSM menggunakan teknologi circuit switch dimana setiap satu kanal mutlak dimiliki oleh satu user selama proses komunikasi terjadi. Jaringan GSM menggunakan alokasi frekuensi transmit : 935 MHz - 960 MHz, Receive : 890 MHz - 915 MHz dan Modulasi : TDMA (Time Division Multiple Access) Caarier spacing : 200 KHz untuk 8 kanal. Adapun susunan jaringan GSM terdiri dari :

 

1.      Mobile Station (MS)

MS dilengkapi dengan sebuah smartcard yang dikenal dengan Subscriber Identity Module (SIM) yang berisi nomor identitas pelanggan (User).

 

2.      Base Station system(BTS)

Merupakan bagian dari jaringan yang menyediakan interkoneksi dari MS ke Switching. BSS terdiri dari tiga perangkat yaitu :

  • Base Station Controller (BSC)

BSC menangani  satu atau lebih Base Transciever Station (BTS) yang bertugas mengatur trafik yang datang dan keluar dari BSC menuju MSC atau BTS, mengatur manajemen sumber radio dalam pemakaian frekuensi untuk setiap BTS serta mengatur handover.

  • Base Transciever Station (BTS)

BTS merupakan perangkat pemancar dan penerima yang memberikan pelayanan radio kepada MS. Dalam BTS terdapat kanal trafik yang digunakan untuk dapat berkomunikasi.

  • Transcoder

Transcoder berfungsi untuk mentranslasi MSC dari 64 Kbps menjadi 16 Kbps dan juga untuk efisiensi kanal trafik.

 

3.      Network Switching System (NSS)

Berfungsi sebagai switching, manajemen jaringan dan antar muka antara jaringan GSM dengan jaringan lainnya. Elemen jaringan GSM dapat dilihat pada gambar 2.3.


Sumber gambar : http://www.cisco.com

Komponen NSS pada jaringan GSM terdiri dari :

  • Mobile Switching Center (MSC)

MSC didesain sebagai switch Integrated Service Digital Network (ISDN) yang dimodifikasi agar berfungsi untuk jaringan seluler. MSC juga dapat menghubungkan jaringan seluler dengan jaringan fixed.

  • Home Location Register (HLR)

HLR merupakan database yang berisi data-data pelanggan tetap, berupa layanan pelanggan, service tambahan serta informasi mengenai lokasi pelanggan yang paling akhir.

  • Visitor Location Register (VLR)

VLR merupakan database yang berisi informasi sementara mengenai pelanggan terutama mengenai lokasi dari pelanggan pada cakupan area jaringan.

  • Authentication Center (AuC)

AuC berisi database yang menyimpan informasi rahasia yang disimpan dalam bentuk format kode. AuC digunakan untuk mengontrol penggunaan jaringan yang sah dan mencegah pelanggan yang melakukan kecurangan.

  • Equipment Identity Register (EIR)

Merupakan database terpusat yang berfungsi untuk validasi International Mobile Equipment Identity (IMEI).

  • Inter Working Function (IWF)

Berfungsi sebagai interface antara jaringan GSM dengan jaringan ISDN.

  • Echo Canceller

Digunakan untuk menghubungkan dengan PSTN dan berfungsi untuk mengurangi echo (gema).

 

4.      Operation dan Maintenance System (OMS)

Bagian ini merupakan bagian yang mengatur untuk perijinan penyelengara jaringan untuk membentuk dan memelihara jaringan dari lokasi sentral. OMS terdiri dari

·        Operation dan Maintenance Center (OMC)

OMC sebagai pusat pengontrolan operasi dan pemeliharaan jaringan. Fungsi utamanya adalah mengawasi alarm perangkat dan perbaikan terhadap kesalahan operasi.

  • Network Management Center (NMC)

Berfungsi sebagai pengontrol operasi dan pemeliharaan jaringan yang lebih besar dari OMC.

            Struktur kanal pada jaringan GSM 900/DCS 1800MHz dibagi menjadi dua yaitu kanal logika dan kanal fisik. Kanal fisik berhubungan dengan secara khusus dengan kanal frekuensi radio dan time slot, sedangkan kanal logika erat hubungannya dengan informasi dan kontrol data pensinyalan.

            Pada antar muka udara GSM kanal Fisik menggunakan  teknik multiplexing, FDMA dan TDMA. FDMA membagi range frekuensi menjadi 124 kanal dengan lebar 200 Khz. Setiap kanal menempati time slot dengan durasi 576,9 ms maka untuk 8 time slot yang disebut sebagai frame memiliki durasi 4,615 ms. Selama terjadi percakapan suara yang telah dikodekan menjadi bit –bit akan dikirm setiap 4,615 ms secara periodik. Kanal fisik pada frame TDMA dengan durasi time  slot sebesar 576,9 ms akan membawa kanal logika.

            Kanal logika akan membawa informasi pelanggan dan kontrol data pensinyalan. Kanal-kanal logika ynag berbeda memiliki tugas yang berbeda pula. Sebagian besar dari informasi yang ditransmisikan antar MS dan BTS, umumnya berupa informasi pelanggan (berupa suara / data) dan kontrol data pensinyalan. Tergantung pada tipe informasi yang ditransmisikan pada kanal logika yang berbeda. Kanal logika ini membawa data user, baik bit informasi (suara/data) maupun pensinyalan pada MS ataupun BS.

 

2.3.2    General Packet Radio System (GPRS)

            GPRS merupakan salah satu bagian dari sistem komunikasi data yang ada pada GSM. GPRS menggunakan teknik packet switch dimana pada GPRS Radio resources digunakan hanya bila user mengirim atau menerima data. Pada packet switch sebuah kanal tersebut tidak kepenuhan dan menjadi kelebihan beban, sehingga kanal pada packet switch akan menjadi lebih efisien. Pada packet switch, apabila user telah selesai menggunakan sebuah kanal, maka kanal tersebut dapat dipakai oleh user lainnya. Dan secara teori GPRS mempunyai bit rate hingga 171,2 Kbps. Gambaran mengenai arsitektur GPRS dapat dilihat pada gambar 2.3.2


Gambar 2.3.2 Arsitektur GPRS

Sumber  gambar : www.cisco.com

Pengembangan dari arsitektur GSM adalah tambahan berupa Serving GPRS Support Node (SGSN), Gateway GPRS Support Node (GGSN), GPRS Register (Gr) dan Packet Control Unit (PCU).

·              MS

MS terdiri dari Mobile Terminal (MT) yang berupa handset yang digunakan untuk mengakses Radio Interface seperti modem radio dan sebuah Terminal Equipment (TE) yang berupa sebuah laptop atau sebuah Personal Digital Assistant (PDA). Terdapat tiga mode operasi GPRS. Mode operasi kelas A yang secara simultan melayani circuit switch atau packet switch. Mode operasi kelas C hanya bisa mendukung layanan packet switch saja.

·              GGSN

GGSN berfungsi sebagai gateway antara jaringan GPRS dengan jaringan paket data standar (PDN). GGSN disambungkan ke PDN lewat antarmuka Gi (Gi Interface) atau ke jaringan GPRS dengan Public Land Mobile Network (PLMN) yang berbeda dekat lewat antarmuka Gp. GGSN berfungsi dalam menyediakan fasilitas internetworking dengan external packet switch network dan dihubungkan dengan SGSN via internet Protocol (IP). GGSN berperan sebagai antar muka logika bagi PDN, dimana SGSN akan memancarkan dan menerima paket data dari SGSN atau PDN.

·              SGSN

            Berfungsi sebagai Mobility Management, Chiperring, kompresi data, paging, perhitungan trafik, charging, security dan mengatur pengaksesan data. SGSN akan berhubungan dengan MSC ataupun VLR melalui Gs Interface.

·              PCU

            PCU diletakkan didalam BSC sebagai bagian dari Base Station Subsystem (BSS). PCU bertanggung jawab atas semua protocol radio GPRS dan komunikasi dengan SGSN. PCU juga menangani frame relay, Network Service Signalling, Routing Of Signaling messages, Radio Link Control (RLC) dan Medium Access Control (MAC) serta transfer data pelanggan.

            System protocol pada GPRS merupakan protocol khusus yang terpisah dari GSM. Protocol ini berfungsi sebagai pengontrol transfer informasi seperti error correction, error recovery, flow control, multiplexing, dan demultiplexing, segmentasi paket dan mengatur transmisi data paket yang dibebankan pada kanal-kanal radio system GSM.

 

2.4             Enhanced Data rate for Global Evolution (EDGE)

2.4.1 Pengertian EDGE

EDGE merupakan pengembangan dari jaringan GSM yang di desain untuk membagi sumber daya kanal radio secara dinamis antara layanan packet service dengan layanan circuit swith GSM. EDGE biasa disebut juga dengan Enhanced GPRS (EGPRS). Stnadar EDGE menawarkan akses berbasiskan packet switch dimana sumber daya kanal fisik akan dibagi secara efisien antara pemakai yang sedang aktif. Kanal frekuensi yang ada diberikan kepada pelanggan hanya ketika diperlukan oleh pelanggan.  Dengan menggunakan teknologi ini sejumlah user/pelanggan akan membagi kanal radio dengan mengadaptasi kecepatan data masing-masing, sehingga kecepatan data yang tinggi akan diperoleh ketika banyak sumber daya yang sedang tidak dipakai.

EDGE memberikan kecepatan akses dan data rate hingga mencapai 473,6 Kbps, kurang lebih 3 kali lipat jika dibandingkan dengan GPRS dalam hal mengirimkan data secara paket. Selain itu EDGE sangat mudah di implementasikan sehingga operator tidak perlu membangun jaringan baru yang membutuhkan dan yang besar. Hal ini dikarenakan EDGE menggunakan teknik modulasi 8-PSK.

EDGE memiliki arsitektur dan tampilan yang hampir sama dengan GPRS. Arsitektur EDGE dapat dilihat pada gambar 2.4 , yang mengalami perubahan adalah pada BTS nya yaitu berupa penambahan sistem modulasi perangkat pemancar dan penerima untuk modulasi 8-PSK pada BTS lama sehingga BTS ynag baru dapat melayani sistem EDGE/EGPRS.


Gambar 2.4 Pengimplementasian EDGE

Sumber Gambar : www.mobileindonesia.net

 

Pada BSC, untuk PCU terdapat penambahan software agar dapat berkomunikasi dengan SGSN dan BTS. Serta pengupdate-an software pada SGSN.

            EGPRS/EDGE memperkenalkan Sembilan macam MCS, yaitu MCS-1 sampai MCS-9 yang ditentukan oleh jenis modulasi, seperti terlihat pada table 2.5 coding scheme yang baru ini dapat menghasilkan kecepatan data yang lebih tinggi dari GPRS. Dimana dengan adanya EDGE, skema coding yang dapat digunakan sampai MCS-9 yang memiliki kecepatan bit rate hingga 59,2 Kbps, sehingga bitrate total yang dapat dimiliki dengan alokasi timeslot sebesar 473,6 Kbps. Empat teknik pengkodean pertama pada EDGE, MCS1 sampai dengan MCS4, menggunakan modulasi GMSK, sama seperti yang digunakan pada GPRS. Sedangkan 5 teknik pengkodean lainnya, MCS5 sampai dengan MCS9, menggunakan modulasi 8PSK. Untuk jelasnya dapat dilihat pada table 2.4 dan gambar 2.5

Scheme

Modulation

Troughput Maksimum/TimeSlot (Kbps)

MCS-9

8-PSK

59.2

MCS-8

8- PSK

54.4

MCS-7

8-PSK

44.8

MCS-6

8-PSK

29.6

MCS-5

8-PSK

22.4

MCS-4

GMSK

17.6

MCS-3

GMSK

14.8

MCS-2

GMSK

11.2

MCS-1

GMSK

8.8

Table 2.4 MCS

 


Gambar 2.5 Perbedaan GSM dan EDGE

Sumber Gambar : www.mobileindonesia.net

 


[1] http://www.bondanmanajemen.blogspot.com/membuat-evaluasi-program-puskesmas.html

 

[2] http://www.kamii_yogyakarta.tripod.com/SI.htm.2007

Posted by Fajar at 20:13:16
Comments

Comments are closed.