Monday, October 13, 2008

UMTS

Elemen Jaringan UMTS
Pada prinsipnya transmisi interface radio pada UMTS berbeda dengan GSM tahap 2+ (W-CDMA sebagai pengganti TDMA/FDMA)  oleh karena itu , diperkenalkan UTRAN sebagai RAN yang baru dalam UMTS.

a.      UTRAN

  • UTRAN terdiri dari Radio Network Systems (RNSs), dimana setiap RNS meliputi RNC, dianalogikan dengan GSM BSC dan Node B sebagai BS. Tidak Seperti Abis pada GSM, interface lub bersifat terbuka, maksudnya bahwa operator jaringan dapat memperoleh Node Bs dari satu vendor dan RNCs dari vendor yang lain. GSM BSC tidak terhubung satu dengan yang lainnya, sementara interface lur menghubungkan antar RNCs. Fungsi utama interface lur adalah mendukung mobilitas inter-RNC dan softerhandover antara Node Bs yang terhubung dengan RNCs yang berbeda.
  • Perangkat pelanggan adalah UE yang terdiri dari Mobile Equipment (ME) dan UMTS Subscriber Identity Module (USIM). UTRAN berhubungan dengan UE lain melalui interface Uu. UTran berhubungan dengan CN melalui interface Iu yang terdiri dari interface Iu-CS yang mendukung layanan circuit-switch, dan interface Iu-PS yang mendukung layanan packet-switch. Interface Iu-CS menghubungkan RNC ke MSC dan memiliki kesamaan dengan Interface A GSM. Interface Iu-PS menghubungkan RNC ke SGSN dan memilki analog dengan interface Gb GPRS. Dalam 3GPP Rel.1999, seluruh interface pada UTRAN, sebagaimana interface UTRAN dan CN , menggunakan Asynchronous Transfer Mode(ATM) sebagai mekanisme transport.

b.      RNC

  •  RNC yang mengontrol Node B dibawahnya disebut dengan CRNC (Controlling RNC). CRNC bertanggung jawab manajemen sumber radio yang tersedia pada Node B yang mendukung. RNC yang menghubungkan UE dengan CN disebut SRNC (Serving RNC). Selama UE Beroperasi, SRNC mengontrol sumber radio yang digunakan oleh UE dan mengakhiri interface Iu ked an dari CN untuk layanan yang digunakan oleh UE.
  • UTRAN mendukung soft handover, terjadi antara Node Bs yang dikontrol oleh RNC yang berbeda. Selama dan setelah softhandover antara RNCs, kemungkinan ditemukan situasi dimana UE berhubungan dengan Node B yang dikontrol oleh RNC tetapi bukan SRNC. RNC yang demikian disebut dengan DRNC (Drift RNC). Apabila UE berpindah dan berpindah lagi dari Node B yang dikontrol oleh SRNC, hal ini menyebabkan SRNC tidak mampu mengontrol pergerakan UE sendirian, sehingga memungkinkan UTRAN memutuskan mengalihkan pengontrolan hubungan ke RNC yang lain. Kemudian disebut dengan Serving RNS (SRNS) relocation.
  c.      Node B
  • Node B adalah unit fisik untuk mengirim/menerima frekuensi pada sel. Node B tunggal dapat mendukung baik mode FDD maupun TDD dan dapat co-located dengan GSM BTS. Node B berhubungan dengan UE melalui interface radio Uu dan berhubungan dengan RNC melalui interface Iub ATM. Tugas utama Node B adalah mengkonversi data antara interface Iub dan Uu, termasuk Forward Error Correction (FEC), W-CDMA spreading/despreading dan modulasi QPSK pada interface radio. Node B mengukur kualitas dan kekuatan hubungan dan menentukan Frame Error Rate (FER), transmisi data ke RNC sebagai laporan pengukuran pada handover dan penggabungan macro diversity. Node B juga bertanggung jawab pada FDD softerhandover. Penggabungan micro diversity di ruang bebas untuk mengurangi kebutuhan kapasitas transmisi tambahan pada Iub. Node B juga melibatkan control daya, seperti Node B memungkinkan UE mengatur powernya menggunakan perintah downlink (DL) TPC (Transmission Power Control) melalui closed / inner-loop power control berdasarkan informasi uplink (UL) TPC.

 

Posted by Fajar at 16:03:41
Comments

One Response to “UMTS”

  1. You are really talented on writting article,i will come as soon as you update blog.

Leave a Reply